Struktur laboratorium adalah susunan organisasi internal dalam sebuah laboratorium yang menunjukkan hubungan hierarkis, fungsi, dan alur kerja antar bagian atau divisi di dalamnya. Struktur ini berfungsi untuk mengatur peran dan tanggung jawab setiap bagian agar operasional laboratorium berjalan secara efektif, efisien, dan terarah.
Posisi Tertinggi / Koordinator Umum
Menetapkan arah kebijakan dan program kerja laboratorium.
Mengawasi keseluruhan operasional laboratorium.
Menjadi penanggung jawab utama kegiatan penelitian, praktikum, dan layanan akademik.
Menghubungkan laboratorium dengan pihak fakultas, institusi lain, serta mitra eksternal.
Fokus: Agroekologi, konservasi tanah dan air, diversifikasi tanaman, dll.
Melakukan penelitian tentang pengelolaan agroekosistem berkelanjutan.
Menyusun protokol budidaya tanaman yang ramah lingkungan.
Mengkaji interaksi antara komponen biotik dan abiotik dalam sistem pertanian.
Berkontribusi pada pengembangan kurikulum berbasis ekosistem.
Fokus: Pengendalian hayati berbasis musuh alami dan agen biotik
Meneliti pemanfaatan musuh alami (predator, parasitoid, entomopatogen).
Mengembangkan sistem pengendalian hama dan penyakit berbasis ekologi.
Melakukan uji efektivitas agen pengendali hayati di laboratorium dan lapangan.
Mengembangkan tanaman refugia, pemikat, dan konservasi musuh alami.
Fokus: Manajemen dokumen, pengadaan, dan inventaris
Mengelola surat-menyurat, data keuangan, dan dokumen kegiatan laboratorium.
Mengatur peminjaman alat, bahan kimia, dan perlengkapan laboratorium.
Menyusun laporan logistik dan mendukung kebutuhan operasional harian.
Berkoordinasi dengan fakultas dalam pengadaan atau pemeliharaan barang.
Fokus: Pelayanan pengguna laboratorium, praktikum, dan pelatihan
Mengatur jadwal dan pelaksanaan praktikum mahasiswa.
Melayani kebutuhan alat dan bahan untuk riset mahasiswa dan dosen.
Memberikan asistensi teknis selama kegiatan penelitian atau praktikum.
Menjaga standar kebersihan, keamanan, dan keselamatan laboratorium (K3).
Pelaksana teknis dan pendukung seluruh kegiatan laboratorium
Membantu pengelolaan alat, bahan, dan fasilitas laboratorium.
Mendukung kegiatan riset dan praktikum secara langsung di lapangan atau laboratorium.
Bertanggung jawab atas perawatan alat dan bahan pasca-kegiatan.
Melaporkan kendala teknis kepada Divisi atau Kelompok Riset terkait.